Pada tahun 2018 ini ada banyak fenomena langit yang begitu sayang untuk dilewatkan  Dan yang spesial adalah fenomena tersebut dapat kita saksikan dengan mata telanjang. Berikut ini adalah 8 Fenomena langit yang sayang untuk di lewatkan.

1. Super Blue Blood Moon 

Pada hari Rabu ini tanggal 31 Januari 2018 diprediksi akan terjadi gerhana bulan total. Tidak hanya itu, malam itu akan terjadi “Supermoon” yaitu keadaan dimana jarak bulan lebih dekat dengan bumi, Bulan akan terlihat lebih besar dan lebih terang dari biasanya. Momen ini adalah momen yang langka karena terakhir kali terjadi pada 30 Desember 1982.

Fenomena Gerhana bulan total akan dapat terlihat dari Samudra Pasifik Barat, Alaska, Kanada Barat, Australia, Selandia Baru, Hawaii, Indonesia, Filipina, China, dan Jepang. Namun di bagian timur yaitu wilayah Amerika Utara hanya akan menyaksikan gerhana bulan sebagian.

Gerhana Bulan total akan terjadi selama 1 jam 16 menit. Di Indonesia khususunya di Jakarta, Gerhana Bulan total akan dimulai sekitar pukul 17:51, bulan akan tertutup keseluruhan pada pukul 20:30 dan akan berakhir pada pukul 23:08.

8 Event Langit yang Sayang untuk Dilewatkan di Tahun 2018

2. Parade Planet

Di bulan Maret, akan ada fenomena parade planet. Beberapa planet seperti Saturnus, Mars, dan Jupiter akan terlihat berdekatan di langit pada saat fajar. Kemudian pada tanggal 8 Maret 2018, bulan akan tampak berada di antara Mars dan Jupiter.

8 Event Langit yang Sayang untuk Dilewatkan di Tahun 2018

3. Venus dan Bulan Terlihat Berpasangan di Langit

Venus dan Bulan akan terlihat berpasangan saat matahari terbenam di tanggal 15 Juli 2018. Jarak antara Bulan dengan Venus sangat dekat sekitar 1,6 derajat sehingga terlihat seperti berpasangan. Namun pemandangan tersebut akan jelas terlihat di wilayah Amerika Utara.

8 Event Langit yang Sayang untuk Dilewatkan di Tahun 2018

4. Gerhana Bulan Total

Tanggal 27 Juli 2018 akan terjadi Gerhana bulan total akan terlihat untuk kedua kalinya pada tahun 2018 ini. Gerhana bulan total akan melintasi Amerika Selatan, Eropa, Australia, Afrika, dan Asia. Gerhana bulan total kali ini terjadi setengah hari setelah bulan mencapai titik terjauhnya dari Bumi, sehingga bulan purnama akan terlihat lebih kecil dibandingkan pada tahun 2017.  Gerhana bulan total diprediksi akan terjadi pada pukul 03.30 malam. Pada saat itu akan terasa lebih gelap karena bulan beredar melalui bagian gelap dari bayangan bumi.

5. Mars Menunjukkan Penampilan Terbaiknya

Terjadi di hari yang sama dengan gerhana bulan total, planet Mars akan terlihat sangat indah, terlihat seperti bintang berwarna oranye yang sangat terang. Tahun ini posisi planet Mars akan berada pada posisi yang sangat dekat dengan Bumi sehingga Mars akan terlihat sangat besar dan terang. Fenomena ini kemungkinan akan terlihat kembali pada tahun 2035.8 Event Langit yang Sayang untuk Dilewatkan di Tahun 2018

 

6. Gerhana Matahari Sebagian

Gerhana matahari sebagian akan terlihat di wilayah utara Amerika Utara dan Eropa, serta Greenland, Islandia, dan Asia, terjadi pada tanggal 11 Agustus 2018 saat matahari terbit. Besarnya gerhana matahari tergantung pada lokasi. Pemandangan paling terbaik dari gerhana matahari ini akan terlihat di daerah terpencil Rusia dan sebagian besar wilayah timur laut China, seperti kota Harbin. Pada lokasi tersebut bulan akan menutupi 37% matahari beberapa menit sebelum matahari terbenam.

7. Hujan Meteor Perseid

Pada tanggal 12-13 Agustus 2018, Perseid akan terjadi fenomena bintang jatuh hingga 60 bintang dalam waktu 1 jam. Fenomena bintang jatuh atau biasa disebut hujan meteor tersebut akan sangat terlihat karena bertepatan dengan keadaan langit yang amat gelap. Langit terlihat lebih gelap dari biasanya karena pada malam itu Bulan Sabit tipis akan terbenam pada sore hari. Namun pemandangan tersebut akan terlihat sangat indah di belahan Bumi Utara.

8 Event Langit yang Sayang untuk Dilewatkan di Tahun 2018

8. Komet 46P/Wirtanen

Pada tanggal 12 Desember 2018, komet 46P/Wirtanen akan mudah terlihat dengan mata telanjang. Komet tersebut akan telihat paling terang dari belahan Bumi Utara. Komet tersebut akan mencapai titik perihelion (titik terdekat dengan matahari). Empat hari setelah itu, komet akan mencapai titik terdekatnya dengan bumi sehingga mudah dilihat dengan mata telanjang.

8 Event Langit yang Sayang untuk Dilewatkan di Tahun 2018

itulah 8 fenomena langit yang akan terjadi selama tahun 2018 ini, yang kami sadur dari news national gerographic. semoga bermanfaat.

 

sumber: https://news.nationalgeographic.com/2017/12/top-skywatching-events-2018-eclipses-meteors-planets-astronomy/

8 Fenomena Langit Yang Sayang Untuk Di lewatkan
WhatsApp chat